RAKORBIN SDM POLRI

RAKORBIN SDM POLRI

Tanggal : 01 November 2019 13:55:20

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengungkapkan, dunia saat ini sedang berubah periode sangat cepat yang disebabkan oleh Megatrend Global.

Diubah perubahan demografi, yang diprediksi pada 2065 jumlah penduduk dunia mencapai 10 miliar jiwa serta perubahan kekuatan ekonomi global.

Mantan Kabareskrim ini mengingatkan fenomena Megatrend Global tidak untuk ditakuti, tapi untuk meyakinkan bersama. Karena sudah menjadi kewajiban Polri adalah manifestasi dari pelayanan dan ketertiban masyarakat yang menjadi visi perjanjian Polri.

“Aspek ketahanan negara menjadi salah satu prioritas Polri terkait ketahanan data dan informasi. Untuk itu harus ditunjang dengan personel dan SDM yang profesional, ”tutur Ari Dono usai dibuka Rakorbin SDM Polri 2019 di Hotel Patra, Bali, Rabu (25/9/2019).

Terpisah, Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Dr Eko Indra Heri, MM, menjelaskan, rapat Koordinasi Pembinaan (Rakorbin) Sumber Daya Manusia (SDM) Polri TA 2019 digelar di Kabupaten Badung, Bali. Rakorbin SDM ini dilaksanakan 24-27 September dengan tema "SDM Polri Yang Kompetitif, Berprestasi dan Inovatif Menuju SDM Unggul Indonesia Maju". Tema ini sesuai dengan Promotor Kapolri no. 4 yaitu Peningkatan profesionalisme Polri menuju Keunggulan. Dalam kesempatan itu, program di- unggul unggulan unggul berbasis digital.

“Polri harus terus meningkatkan profesionlisme dan inovasi. Apalagi di era revolusi industri 4.0 yang sangat kompetitif ini. Peningkatan kualitas SDM Polri menjadi Peningkatan, ”tutur Eko Indra.

Mantan Karobinkar SSDM Polri mulai mencari aplikasi yang akan diluncurkan hari ini agar dapat terus dikembangkan agar suai membutuhkan organisasi Polri yang terus berkembang. Dengan demikian, tujuan dari aplikasi itu pun bisa diperoleh.

Pati Polri bergelar doktor ini mengumpulkan aplikasi berbasis digital yang dikumpulkan oleh jajaran SDM sudah cukup memenuhi kebutuhan organisasi. Ia menyontohkan e-Pensiun yang merupakan aplikasi pendataan perubahaan status pribadi Polri yang akan menerima gaji. Kemudian ada e-Cuti, E-KP yang mendata kenaikan pangkat anggota.

“Selain itu, aplikasi Microlearning yang merupakan pembelajaran masa depan yang menawarkan bantuan Polri dengan pola non diklat yang bermanfaat juga sebagai sosialisasi dan literasi bagi masyarakat. Ini aplikasi yang sesuai dengan perkembangan jaman, ”kata mantan Kapolres Demak itu.

Eko Indra memberikan apresiasi atas kontribusi program yang berhasil diciptakan oleh jajaran SDM Polri. Program unggulan itu membuktikan Polri terus berinovasi di era revolusi industri 4.0.

Perwira bintang dua ini diumumkan, di era digital saat ini. Program SDM Polri pun harus berbasis digital. Hal itu sesuai dengan perkembangan zaman sambil memperbaiki profesi sebagai bhayangkara negara.

“Di era digitalisasi seperti saat ini, Polri harus bisa menyesuaikan. Karena itu program inovasinya pun harus berbasis digital yang sesuai dengan jaman, "ujar Eko Indra".

Rakorbin ini diikuti oleh 165 orang yang terdiri dari 58 pejabat SSDM Polri, 5 orang pengemban fungsi SDM Mabes Polri dan 102 orang Kepala Biro SDM dan perwakilan Kabag di Biro SDM dari seluruh Polda. Kegiatan ini didahului bakti sosial termasuk operasi katarak di Rumkit Bhayangkara Polda Bali.


Komentar