Sebagai sebuah pertanggung jawaban serta media analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas terkait dengan pengukuran capaian kinerja di lingkungan Biro SDM Polda Bali selama tahun anggaran 2020, telah disusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Biro SDM Polda Bali tahun 2020.

Dokumen LKIP Biro SDM Polda Bali tahun 2020 disusun dengan menjabarkan capaian-capaian setiap variabel dalam indikator kinerja, dengan ukuran pembandingan dengan target yang ditetapkan termasuk pula pembandingan dengan capaian pada periode sebelumnya. Seluruh variabel yang ada diukur dengan formula yang telah dirumuskan dalam manual IKU sebagaimana tercantum dalam dokumen Renstra Satker Biro SDM Polda Bali. Dasar pengukuran atau target yang dijadikan acuan disesuaikan dengan Renstra serta turunannya dalam jangka tahunan yang dimuat dalam Rencana Kerja Biro SDM Polda Bali tahun 2020.

Indikator kinerja pada Biro SDM Polda Bali, terdapat empat indikator, yaitu (IKU 1) Indeks profesionalitas SDM Polda Bali; (IKU 2) Indeks pelayanan bidang SDM Polda Bali; (IKP 1) Capaian penilaian SAKIP; dan (IKP 2) Capaian nilai IKPA.

 

Capaian realisasi di tahun 2020 pada indikator kinerja utama 1 (IKU 1) Indeks Profesionalitas SDM Polda Bali tercapai sebesar 82,56 yang merupakan angka indeks hasil penghitungan dengan pembobotan terhadap nilai konversi dari pengukuran skala keberhasilan atas masing-masing 5 (lima) variabel secara proporsional dengan formula penghitungan yang telah ditetapkan, yaitu: (1) Persentase realisasi rekrutmen personel dengan prinsip BETAH dan Proaktif dengan bobot sebesar 25%, (2) Persentase uji kompetensi jabatan dengan bobot sebesar 40%, (3) Nilai rata-rata SMK anggota Polri Polda Bali dengan bobot sebesar 25%, (4) Nilai rata-rata PPK PNS Polri Polda Bali dengan bobot sebesar 5%, dan (5) Persentase pemberian reward dengan bobot sebesar 5%.

Dari hasil pengukuran diperoleh data realisasi untuk masing-masing variabel yaitu: (1) Persentase realisasi rekrutmen personel dengan prinsip BETAH dan Proaktif sebesar 102.63%, (2) Persentase uji kompetensi jabatan sebesar 81,94%, (3) Nilai rata-rata SMK anggota Polri Polda Bali sebesar 74.20 untuk semester 1 dan 65.94 untuk semester 2 sehingga diperoleh nilai rata-rata 70,91 untuk setahun, (4) Nilai rata-rata PPK PNS Polri Polda Bali 85, dan (5) Persentase pemberian reward sebesar 2.38%.

Pembandingan antara target dengan realisasi pada indikator kinerja utama dan masing-masing variabel pendukungnya, diperoleh hasil capaian pada indikator kinerja utama 1 (IKU 1) Indeks profesionalitas SDM Polda Bali sebesar 106,64%, yaitu dari target yang ditetapkan sebesar 77,42 diperoleh realisasi sebesar 82,56. Realisasi ini jauh melampaui realisasi pada tahun 2019 yaitu sebesar 75,96.

 

Realisasi pada indikator kinerja utama 2 (IKU 2) Indeks Pelayanan Bidang SDM Polda Bali tercapai sebesar 89,14 yang merupakan angka indeks hasil penghitungan dengan pembobotan terhadap nilai konversi dari pengukuran skala keberhasilan atas masing-masing 11 (sebelas) variabel secara proporsional dengan formula penghitungan yang telah ditetapkan, yaitu: (1) Persentase pelaksanaan pendidikan pengembangan dengan bobot sebesar 25%, (2) Persentase pemenuhan personel dengan bobot sebesar 5%, (3) Persentase pelayanan Assessment Center memenuhi persyaratan dengan bobot sebesar 10%, (4) Persentase pelayanan usulan kenaikan pangkat dengan bobot sebesar 10%, (5) Persentase pelaksanaan pelatihan keterampilan (Latram) dengan bobot sebesar 5%, (6) Persentase pembinaan kesamaptaan jasmani dengan bobot sebesar 5%, (7) Persentase pembinaan rohani dengan bobot sebesar 5%, (8) Persentase pemberian tanda jasa dengan bobot sebesar 5%, (9) Persentase pelayanan gaji berkala dengan bobot sebesar 5%, (10) Persentase layanan mapping psikologi dengan bobot sebesar 10%, dan (11) Persentase tes psikologi calon pemegang senpi dengan bobot sebesar 15%.

Dari hasil pengukuran diperoleh data realisasi untuk masing-masing variabel yaitu: (1) Persentase pelaksanaan pendidikan pengembangan sebesar 114%, (2) Persentase pemenuhan personel sebesar 75,68%, (3) Persentase pelayanan Assessment Center memenuhi persyaratan sebesar 55,70%, (4) Persentase pelayanan usulan kenaikan pangkat sebesar 99,19%, (5) Persentase pelaksanaan pelatihan keterampilan (Latram) sebesar 135,14%, (6) Persentase pembinaan kesamaptaan jasmani sebesar 96,88%, (7) Persentase pembinaan rohani sebesar 99,54%, (8) Persentase pemberian tanda jasa sebesar 22,04%, (9) Persentase pelayanan gaji berkala sebesar 100%, (10) Persentase layanan mapping psikologi sebesar 289%, dan (11) Persentase tes psikologi calon pemegang senpi sebesar 81,03%.

Perbandingan antara target dengan realisasi pada indikator kinerja utama dan masing-masing variabel pendukungnya, diperoleh hasil capaian pada indikator kinerja utama 2 (IKU 2) Indeks pelayanan bidang SDM Polda Bali sebesar 105,06%, yaitu dari target yang ditetapkan sebesar 85,38 diperoleh realisasi sebesar 89,70. Realisasi ini melampaui realisasi pada tahun 2019 yaitu sebesar 84,75.

 

Pada capaian terhadap IKP 1, yaitu Capaian nilai SAKIP, dari hasil analisa dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Tim Evaluasi SAKIP Itwasda Polda Bali pada tahun anggaran 2020 mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), diperoleh hasil nilai sebesar 73,45 dengan kategori BB. Rincian penilaian terhadap seluruh komponen manajemen kinerja pada Biro SDM Polda Bali dicapai perolehan nilai sebesar masing-masing: Renja dengan nilai 24,02; Pengukuran Kinerja sebesar 19,48; Pelaporan Kinerja sebesar 9,46; evaluasi Internal sebesar 7,75; dan Capaian Kinerja sebesar 11,00.

Sesuai hasil penilaian dan evaluasi yang dilakukan Tim Evaluasi SAKIP terhadap laporan akuntabilitas kinerja instansi pada Biro SDM Polda Bali direkomendasikan agar kinerja yang telah dicapai dapat dipertahankan.

Apabila dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam Rencana Strategis Biro SDM Polda Bali Tahun 2020-2024, dimana untuk Indikator Penunjang Capaian Nilai SAKIP Biro SDM Polda Bali T.A. 2020 ditetapkan target sebesar 67,70, tingkat realisasi telah melebihi target dengan tingkat capaian realisasi sebesar 73,45 dengan kategori BB.

Capaian kinerja atas realisasi tersebut sebesar 108,49% dari target yang ditetapkan. Secara ukuran kinerja khususnya di bidang capaian nilai SAKIP Biro SDM Polda Bali dapat dikategorikan baik (60 - 80) dengan capaian indeks 4,34 dalam skala 1-5.

 

Pada capaian terhadap IKP 2, yaitu Capaian nilai IKPA, dari hasil analisa dan evaluasi IKPA pada Biro SDM Polda Bali pada tahun anggaran 2020 mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.05/2018 tentang Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Belanja, diperoleh hasil nilai sebesar 98,09.

Apabila dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam Rencana Strategis Biro SDM Polda Bali Tahun 2020-2024, dimana untuk Indikator Penunjang Capaian Nilai IKPA Biro SDM Polda Bali T.A. 2020 ditetapkan target sebesar 95,15 tingkat realisasi telah melebihi target dengan tingkat capaian realisasi sebesar 98,09.

Capaian kinerja atas realisasi tersebut sebesar 103,09% dari target yang ditetapkan. Secara ukuran kinerja khususnya di bidang capaian nilai IKPA Biro SDM Polda Bali T.A. 2020 dapat dikategorikan Istimewa (90 - 100) dengan capaian indeks 4,90 dalam skala 1-5.

 

Di samping capaian terhadap indikator kinerja utama dan indikator kinerja penunjang, pada evaluasi terhadap penyerapan anggaran, diperoleh data realisasi anggaran Biro SDM pada tahun 2020 sebesar Rp 12.988.078.217,- (99,98%) dari alokasi anggaran DIPA Biro SDM Polda Bali Tahun Anggaran 2020 sebesar total Rp 12.990.280.000,- terjadi selisih sisa anggaran pada tahun 2020 sebesar Rp 2.201.783,- (0,02%).

Penyerapan anggaran dalam program Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Polri dan Program Sarana dan Prasarana pada tahun anggaran 2020 tidak terdapat kendala yang berarti, dan sudah dapat dikatakan efektif karena antara pagu dengan realisasi tidak mengalami perbedaan yang signifikan, dapat dilihat dengan hasil perolehan penyerapan anggaran mencapai 99,98% dimana selisih diakibatkan karena pengusulan pagu minus yang terealisasi melebihi jumlah yang dibutuhkan sebesar Rp 2.201.783,- dengan persentase 0,02% (tidak signifikan).

 

Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan Biro SDM Polda Bali Polda Bali Tahun 2020 telah dilaksanakan sesuai Rencana Kerja dan Perjanjian Kinerja yang telah ditentukan, meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan, hambatan maupun kendala, namun telah dapat diantisipasi dan ditangani melalui langkah dan upaya yang tepat dan terukur sehingga dampak negatif yang ditimbulkan tidak sampai menghambat pelaksanaan tugas rutin di lingkungan Biro SDM Polda Bali khususnya dalam pelayanan bidang SDM bagi personel Polda Bali dan jajaran termasuk masyarakat yang berkepentingan, sebagai upaya mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas operasional Polda Bali pada umumnya.

Secara umum capaian kinerja pada dua indikator kinerja utama (IKU) yaitu IKU 1 “Indeks Profesionalitas SDM Polda Bali” dan IKU 2 “Indeks Pelayanan Bidang SDM Polda Bali”, serta dua indikator kinerja penunjang (IKP) yakni IKP 1 “Capaian Nilai SAKIP”, dan IKP 2 “Capaian Nilai IKPA” seluruhnya melebihi target yang ditetapkan dalam Renstra Biro SDM Polda Bali tahun 2020-2024 maupun Renja serta perjanjian kinerja Biro SDM Polda Bali tahun anggaran 2020.

Pada capaian indikator kinerja utama (IKU) 1 “Indeks Profesionalitas SDM Polda Bali” terdiri dari lima variabel dimana empat variabel dengan capaian melebihi target masing-masing: variabel 1 “Persentase realisasi rekrutmen personel dengan prinsip BETAH dan Proaktif” dari target 95,5% tercapai realisasi 102,63% dengan capaian kinerja 107,47%; variabel 2 “Persentase uji kompetensi jabatan” dari target 80% tercapai realisasi 81,94% dengan capaian kinerja 102,43%; variabel 4 “Nilai rata-rata PPK PNS Polri Polda Bali” dari target 77 tercapai realisasi 85 dengan capaian kinerja 110,39%; dan variabel 5 “Persentase pemberian reward” dari target 1,70% tercapai realisasi 2,38% dengan capaian kinerja 140%. Sedangkan pada variabel 3 “Nilai rata-rata SMK anggota Polri Polda Bali” belum mencapai target, dari target yang ditetapkan sebesar 73 realisasi yang dicapai sebesar 70,91 dengan capaian kinerja 97,14% pada kategori memadai, namun perlu terus dilakukan upaya perbaikan untuk peningkatan capaian kinerja pada variabel nilai rata-rata SMK personel Polri khususnya dan Indeks Profesionalitas SDM Polda Bali pada umumnya. Secara keseluruhan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 “Indeks Profesionalitas SDM Polda Bali” dari target yang ditetapkan sebesar 77,42 tercapai realisasi sebesar 82,56 dengan capaian kinerja sebesar 106,64% dengan indeks 4,25 pada skala 1 - 5, dalam kategori Baik (75 - < 90).

Pada capaian indikator kinerja utama (IKU) 2 “Indeks Pelayanan Bidang SDM Polda Bali” mencakup nilai dari sebelas variabel, dimana sembilan variabel telah mencapai bahkan melebihi target yang ditetapkan, dan dua variabel belum mencapai target. Sembilan variabel yang mencapai target yaitu: variabel 1 “Persentase pelaksanaan pendidikan pengembangan” dari target 93% tercapai realisasi 114,67% dengan capaian kinerja 123,30%; variabel 2 “Persentase pemenuhan personel” dari target 72,5% tercapai realisasi 75,68% dengan capaian kinerja 104,39%; variabel 4 “Persentase pelayanan usulan kenaikan pangkat” dari target 99,05% tercapai realisasi 99,19% dengan capaian kinerja 100,14%; variabel 5 “Persentase pelaksanaan pelatihan keterampilan (Latram)” dari target 63% tercapai realisasi 135,14% dengan capaian kinerja 214,51%; variabel 6 “Persentase pembinaan kesamaptaan jasmani” dari target 88% tercapai realisasi 96,88% dengan capaian kinerja 110,09%; variabel 7 “Persentase pembinaan rohani” dari target 84% tercapai realisasi 99,54% dengan capaian kinerja 118,50%; variabel 9 “Persentase pelayanan gaji berkala” dari target 99,85% tercapai realisasi 100% dengan capaian kinerja 100,15%; variabel 10 “Persentase layanan mapping psikologi” dari target 77,5% tercapai realisasi 289% dengan capaian kinerja 372,90%; dan variabel 11 “Persentase tes psikologi calon pemegang senpi” dari target 72,25% tercapai realisasi 81,03% dengan capaian kinerja 112,15%. Sedangkan pada dua variabel lainnya belum mencapai target, yaitu pada variabel 3 “Persentase pelayanan Assessment Center memenuhi persyaratan” dari target yang ditetapkan 84,5% hanya dapat tercapai sebesar 55,70% dengan capaian kinerja 65,92% dari target dengan kategori memadai, dan variabel 8 “Persentase pemberian tanda jasa” dari target 72,5% tercapai realisasi 22,04% dengan capaian kinerja 30,40% dengan kategori masih perlu pembenahan. Secara keseluruhan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 “Indeks Pelayanann Bidang SDM Polda Bali” dari target yang ditetapkan sebesar 85,38 tercapai realisasi sebesar 89,70 dengan capaian kinerja sebesar 105,06% dengan indeks 4,49 pada skala 1 - 5, dalam kategori Baik (80 - < 90).

 

Di samping indikator kinerja dan variabel yang pencapaian kinerjanya sudah optimal dengan mencapai atau bahkan melebihi target yang ditentukan, pada beberapa variabel dan faktor penunjang capaian kinerja yang perlu pembenahan dan peningkatan, antara lain:

1.         Pada aspek SDM diupayakan peningkatan kualitas personel dengan mengikutsertakan personel Biro SDM pada pelaksanaan Dikbangspes bidang SDM, termasuk pula mendorong personel untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi melalui peningkatan pendidikan umum baik pada jenjang sarjana, pasca sarjana, maupun kegiatan kursus dan pelatihan, dengan dibarengi upaya menjalin kerjasama dengan pihak perguruan tinggi maupun universitas di Bali;

2.         Pada pelaksanaan rekrutmen calon anggota Polri dan seleksi pendidikan pengembangan diupayakan mengajukan permohonan penambahan kuota pendidikan bagi peserta seleksi dari Polda Bali sehingga dapat meningkatkan kuantitas personel di jajaran Polda Bali serta kompetensi personel di lingkungan Polda Bali dan jajaran;

3.         Untuk meningkatkan capaian kinerja pada variabel nilai rata-rata SMK, dilakukan upaya proaktif dengan mendorong para pengemban fungsi SDM di Satker dan Satwil jajaran Polda Bali untuk secara rutin mengingatkan personel di Satker dan Satwil masing-masing terkait penginputan SMK online, dan aplikasi 13 komponen (SDM Budaya Unggul);

4.         Pada kegiatan assessment center untuk meningkatkan jumlah peserta yang memenuhi syarat ditempuh langkah upaya dengan meningkatkan persiapan peserta secara lebih dini melalui peningkatan peran pengemban fungsi SDM di masing-masing Satker dan Satwil jajaran Polda Bali untuk menghimbau kepada calon peserta assessment center dan melaksanakan pelatihan dan pembekalan pra assessment;

5.         Terkait upaya meningkatkan capaian pemberian tanda jasa kepada personel jajaran Polda Bali, dilakukan upaya inventarisir data personel yang sudah memenuhi syarat menerima tanda jasa, serta mengajukan permohonan dan usulan ke SSDM Polri dengan disertai koordinasi secara lebih intens dengan Rowatpers SSDM Polri, serta mengusulkan dukungan anggaran penjemputan dan pengiriman tanda jasa dan kehormatan dalam anggaran DIPA Biro SDM Polda Bali di tahun mendatang.


Komentar